11 Cara Ampuh Meningkatkan Harga Klik (CPC/BPK) Iklan Adsense


Salah satu faktor yang menentukan besar-kecilnya penghasilan seorang publisher Google Adsense adalah CPC, atau lebih dikenal dengan istilah BPK (Biaya per klik) di akun Adsense IDR.

Seperti namanya, BPK adalah sebuah nilai yang menentukan harga yang diberikan oleh Google Adsense setiap kali terjadi klik valid yang dilakukan pengunjung terhadap iklan.

Nilai BPK yang diberikan pada setiap iklan berbeda-beda, tergantung dari besarnya bid yang diberikan oleh pengiklan. Ada pula algoritma khusus yang dimiliki Google Adsense yang berfungsi untuk menentukan pemberian harga iklan, yang tak lain adalah smartpricing.

Smart Pricing adalah fitur yang didisain untuk advertiser agar mereka tidak mengeluarkan biaya yang besar untuk klik iklan yang disangka tidak natural atau klik yang disengaja (tukar klik). Bagi seorang publisher, smartpricing dapat mendatangkan dampak negatif karena akan membuat nilai bid dari blog yang terkena menjadi rendah.

Di Indonesia sendiri, normalnya harga klik yang diberikan oleh Google terhadap setiap klik yang terjadi pada iklan dihargai berkisaran $0,03-$0,08 atau setara dengan 300 hingga 800 rupiah per klik iklan valid.

Jika nilai BPK lebih kecil daripada itu, maka dapat dikatakan bahwa publisher dengan blognya sedang terkena dampak smartpricing.


penyebab penghasilan adsense menurun.PNG
Contoh dampak dari adanya smartpricing

cara meningkatkan cpc youtube cpc tertinggi meningkatkan cpc adsense youtube cara meningkatkan rpm youtube cpc tertinggi 2016 cara menaikkan rpm adsense cpc indonesia bayaran google adsense per klik cpc tertinggi 2016 cpc tertinggi youtube cara meningkatkan rpm adsense cpc pump indonesia cpc blog indonesia cpc adsense indonesia cpc international indonesia meningkatkan cpc blog indonesia bayaran per klik dari google adsense cara meningkatkan rpm adsense youtube cara menaikkan rpm adsense bayaran per klik google adsense biaya per klik google adsense harga per klik google adsense harga pay per klik google adsense berapa harga per klik google adsense


Namun bagi sebagian orang, walaupun blognya tidak terkena dampak smartpricing sekalipun, nilai BPK normal tidak terlalu dapat memuaskan publisher, terutama bagi mereka yang menggantungkan hidupnya dari Adsense.


Pasalnya, selain karena harga klik yang tidak begitu memuaskan, hanya ada sedikit pengunjung yang mau meluangkan waktunya untuk mengklik iklan, yang membuat penderitaan mereka (publisher) semakin menjadi-jadi.

Dengan melihat fakta inilah, banyak orang mulai mencoba untuk memaksimalkan penghasilan Adsense dengan berbagai cara, mulai dari mencari informasi tentang bagaimana cara meningkatkan RKT atau jumlah klik, meningkatkan harga klik, sampai melakukan kecurangan dengan melakukan blackhat Adsense untuk dapat meningkatkan penghasilan mereka hingga berkali-kali lipat.


[​IMG] 
Ngiler? saya sarankan jangan terpancing hanya karena SS!

Mengesampingkan teknik blackhat Adsense yang menyimpan jutaan resiko, ternyata ada beberapa cara yang dapat Anda terapkan untuk meningkatkan penghasilan Adsense, dan salah satunya adalah melakukan optimasi untuk meningkatkan nilai BPK iklan.

Untuk selengkapnya, silahkan baca ulasan berikut ini terkait beberapa metode yang dapat dilakukan untuk meningkatkan BPK iklan Adsense:

1. Cekal iklan dengan harga rendah

Seperti yang saya sebutkan di awal postingan ini, setiap iklan memiliki harga yang berbeda-beda, ada yang memberikan bayaran tinggi, ada pula yang rendah, dan semua ini ditentukan oleh bid yang dipasang oleh pengiklan.

Sedikit informasi, setiap jaringan pengiklan, seperti Facebook AdsGoogle Adword, dan tentunya Google Adsense membebaskan pengiklannya untuk memasang bid atau harga penawaran iklan. Sebagai ganti dari bid yang tinggi, iklan milik pengiklan akan semakin sering dan cepat iklan diedarkan kepada publik, sebaliknya, jika bid yang diberikan rendah, iklan akan tetap muncul, namun penyebarannya akan relatif lambat, seb mereka harus bersaing dengan pengiklan lain untuk memunculkan iklannya di situs-situs publisher.


cara jitu meningkatkan penghasilan google adsense dengan mengoptimalkan cpc.png ​


Dalam penyebaran iklan ini, Google Adsense juga membebaskan publisher untuk memilih iklan mana saja yang dapat ditampilkan di situs mereka.

Nah, jika Anda ingin meningkatkan harga klik, Anda dapat mengeliminasi iklan dengan harga rendah dan menyisakan iklan dengan bayaran tinggi saja.

Untuk melakukan hal tersebut, Anda cukup memblokir/mencekal advertiser yang menyediakan iklan dengan harga murah melalui dashboard Google Adsense atau menggunakan bantuan browser add-ons bernama Google Publisher Toolbar.


cara meningkatkan ctr cpc jumlah klik adsense google 1.JPG 
Contoh pemantauan BPK Adsense menggunakan Google Adsense Publisher Toolsbar.
Pada screenshoot diatas, terlihat bahwa iklan milik lazada.co.id hanya dihargai seharga $0,01 saja per kliknya. 

Ketika ingin memblokir iklan ini, saya sarankan untuk memblokir iklan yang Anda pikir menggangu (karena sedikitnya pendapatan yang didapat). Kalau saya sendiri, sampai saat ini saya tetap memblokir iklan dengan BPK kurang dari Rp.600, sehingga setiap kali ada pengunjung mengklik iklan di situs saya, Rp.700 sudah pasti masuk ke kantong

Oh iya, perlu saya ingatkan kepada Anda agar jangan terlalu bernafsu dalam memblokir iklan, sebab jika Anda memblokir iklan terlalu banyak, itu akan membuat iklan Adsense jarang, bahkan tidak tampil di situs Anda.

2. Membuat blog bule

Beda negara, beda hasil, itulah hal yang berlaku di Adsense.

Salah satu cara yang paling jitu untuk dapat mendapatkan BPK/CPC dengan bayaran tinggi adalah dengan mendapatkan pengunjung yang berasal dari luar negeri.

Mau percaya atau tidak, jika ada pengunjung yang berasal dari United States (US), BPK dengan bayaran hingga $1-$2 atau sekitar 13,000-26,000 per klik adalah hal yang tidak mustahil untuk dirasakan, disaat bersamaan, nilai ini sangat berbanding terbalik dengan BPK Indonesia yang terbilang sangatlah kecil.


cara jitu meningkatkan penghasilan google adsense dengan mengoptimalkan cpc 34.jpg 
Laporan performa Google Adsense dengan filter berdasarkan Negara
Di screenshoot diatas, diperlihatkan bahwa Amerika Serikat adalah negara dengan nilai CPC terbesar, diikuti dengan Sweeden dan Australia di posisi 2 & 3. 


Namun sesuai dengan hasil yang didapat, usaha yang diperlukan untuk membangun dan membuat blog bule tidaklah segampang mendapatkan traffic lokal, selain karena alasan kemampuan berbahasa menggunakan bahasa asing yang masih kurang, tingkat persaingan blog bule berada di level yang jauh berbeda jika dibandingkan dengan blog bule.

Namun jika Anda ngebet mendapatkan cpc tinggi dengan blog bule, masih ada banyak cara untuk mendapatkan visitor bule, salah satunya adalah mempromosikan blog di grup social media para bule.

Dengan begitu, tanpa perlu waktu lama untuk membangun blog agar muncul di mesin pencari, Anda akan tetap mendapatkan visitor bule, bahkan dalam jumlah besar dengan waktu yang relatif singkat.

3. Tingkatkan visibilitas iklan

Berdasarkan pengalaman saya, semakin tinggi visibilitas iklan, maka semakin tinggi pula CPC yang diberikan sistem Google terhadap setiap iklan yang memiliki visibilitas tinggi.

Visibilitas yang saya maksud disini adalah persentase keterlihatan iklan dimata pengunjung. Persentase visibilitas iklan ini akan meningkat jika durasi pengunjung melihat iklan yang terpasang di blog lebih lama atau panjang.

Untuk melihat berapa nilai visibilitas iklan di blog, Anda dapat mengeceknya langsung di laporan performa dashboard Adsense. Visibilitas iklan akan ditandai dengan nama "Tampilan Aktif Terlihat" atau "Active View Viewable" dan nilainya akan ditampilkan dengan satuan persen.

Saya pikir, mungkin Google Adsense akan suka jika iklan yang terpasang di suatu situs menjadi lebih terlihat dimata pengunjung, sebab itu akan mendatangkan keuntungan bagi pihak pengiklan karena iklannya lebih terlihat oleh publik. Maka dari itu, sistem Google Adsense akan berani memberikan BPK besar kepada situs yang memenuhi kriteria ini.

Selain mempengaruhi nilai BPK, visibilitas iklan ini juga akan mempengaruhi besarnya nilai RKT/CTR.

Hal ini wajar, karena jika iklan menjadi lebih terlihat dimata pengunjung, tak mengherankan jika jumlah klik yang terjadi juga akan ikut meningkat.

4. Memilih niche blog dengan bayaran mahal

Selain memiliki tingkat persaingan yang berbeda, niche blog juga menjadi salah satu faktor yang menentukan BPK Google Adsense.

Biasanya, niche blog dengan nilai BPK yang tinggi memiliki ke-relevan dengan jenis iklan yang paling sering muncul di Google Adsense, sebab pada saat penyebaran iklan, pengiklan akan bersaing dengan pengiklan lain dalam 'pengurutan' iklan mana yang ditampilkan terlebih dahulu ke situs publisher. Agar iklan semakin cepat tesebar, mereka harus memasang bid yang tinggi pada iklan, karena semakin tinggi bid, maka semakin besar pula prioritas iklan untuk disebarkan di situs publisher, begitupula sebaliknya.

Karena ada pengiklan yang menginginkan iklannya agar cepat terbesar, mereka terpaksa memasang bid yang tinggi pada iklan.

Saya sendiri pernah mendapatkan pengalaman ketika saya mengelola blog dengan niche kesehatan, yang merupakan salah satu nichedengan tingkat persaingan tersulit. Walaupun traffic masih rendah, pada saat mengelola blog kesehatan ini, saya mendapati diri saya mendapati BPK senilai $0,1 untuk setiap iklan yang dipasang di situs saya dan hal ini tidak hanya berlaku untuk satu hari saja, melainkan secara berkelanjutan (sampai sekarang masih tetap nilai BPK di nilai $0,1).

Tentu saja saya merasa senang, karena biasanya saya hanya mendapatkan BPK senilai $0,03-$0,07 saja saat mengelola blog dengan konten gado-gado.

Dengan melihat fakta inilah, saya menarik kesimpulan bahwa niche dapat mempengaruhi nilai BPK iklan Google Adsense.

5. Penempatan iklan 

Seperti yang Anda tahu, penempatan iklan mungkin lebih familiar disebut sebagai cara untuk meningkatkan nilai RKT, atau persentase klik iklan oleh pengunjung. Namun mungkin hanya beberapa diantara kita yang menyadari bahwa penempatan iklan juga mempengaruhi nilai BPK...


cara meningkatkan cpc adsense meningkatkan cpc adsense meningkatkan harga klik adsense meningkatkan adsense cara menaikkan cpc adsense cara meningkatkan cpc google adsense meningkatkan cpc adsense youtube meningkatkan cpc adsense cara meningkatkan cpc adsense cara meningkatkan harga klik adsense meningkatkan adsense youtube meningkatkan penghasilan adsense meningkatkan ctr adsense meningkatkan earning adsense meningkatkan google adsense meningkatkan klik adsense meningkatkan rpm adsense tips meningkatkan adsense meningkatkan click adsense meningkatkan ctr google adsense meningkatkan revenue adsense cara meningkatkan bpk adsense cara meningkatkan adsense cara meningkatkan adsense youtube cara meningkatkan earning adsense cara meningkatkan earning adsense youtube meningkatkan pendapatan google adsense


Ketika publisher menempatkan iklan di bagian above the fold, atau dalam bahasa Indonesia dapat diterjemahkan sebagai 'halaman paruh atas', serta spot-spot yang memiliki 'peran penting' lainnya, maka sistem Google akan memberikan iklan dengan nilai BPK yang relatif lebih besar sebagai ganti dari memberikan penempatan yang baik terhadap iklan di blog.

Poin ini memang memiliki kesamaan dengan poin ke-3 pada artikel ini, dimana ketika visibilitas iklan meningkat, maka nilai BPK pada iklan di situs akan ikut ditingkatkan.

6. Memenuhi blog dengan artikel kaya informasi

Sesuai dengan kualitas artikel yang dibuat, bayaran yang lebih tinggi tentunya akan diberikan pada situs yang menghadirkan artikel-artikel yang berkualitas dan kaya akan informasi.

Dulu, tapi gak dulu-dulu amat, saya sempat melakukan sejumlah eksperimen untuk membandingkan apakah kualitas artikel ikut mempengaruhi nilai BPK iklan Adsense atau tidak, dan hasilnya ternyata cukup memuaskan rasa ingin tahu saya.

Pada suatu percobaan, saya mencoba untuk membandingkan 2 blog, satu blog saya isi dengan artikel dengan panjang 300-500 kata, dan blog yang satunya lagi saya isi dengan artikel dengan jumlah kata lebih dari 600 kata. Blog pertama saya sebut saya sebagai blog yang miskin informasi (karena isinya yang tidak begitu mendetail, termasuk kedalam kategori standard untuk muncul di halaman pertama mesin pencari dengan keyword yang memiliki persaingan rendah), dan yang satunya lagi saya sebut sebagai blog yang kaya informasi, karena penjelasan yang dijelaskan disana diberikan secara mendetail, tentang apa yang dijelaskan pada suatu topik yang dibahas pada artikel yang saya tuliskan.

Ketika menjalankan eksperimen ini, saya menyadari adanya kesenjangan yang cukup besar, dimana blog kedua terbilang lebih 'sukses' jika dibandingkan dengan blog pertama, baik dari segi penghasilan (Adsense) maupun traffic yang didapat.

Sebagian besar artikel pada blog kedua mendapatkan banyak posisi yang baik di mesin pencari, berbanding terbalik dengan blog pertama yang masih nyantol di halaman kedua dan ketiga mesin pencari, yang pada akhirnya menyebabkan blog hanya dapat berpuas dengan minimnya pengunjung yang berkunjung ke blog pertama.

Singkat cerita, blog pertama adalah kegagalan besar jika dilihat dari segi traffic yang didapat.


Tentu saja, blog kedua masih tetap unggul. 

Berkat banyaknya pengunjung yang mengunjungi blog, jumlah klik yang terjadi pada iklan sudah cukup untuk membuat saya tersenyum lebar.

Selain itu, ternyata semakin padat dan panjang informasi yang dihadirkan pada suatu artikel, nilai BPK yang diberikan pada iklan akan ikut meningkat.

Secara tak terduga, nilai BPK yang diberikan pada blog kedua memiliki harga yang lebih mahal, dimana saya diberikan bayaran stabil sebesar $0,07-$0,1 pada setiap klik yang terjadi, berbeda dengan blog pertama yang hanya mendapatkan BPK dengan harga standar untuk blog Indonesia pada umumnya, yang berkisar sekitar $0,03-$0,7 saja.

Jika dilihat dari segi logika, mungkin Google lebih menghargai dan memprioritaskan blog dengan konten yang kaya informasi untuk menayangkan iklan dengan bid yang lebih tinggi, karena usaha yang diperlukan untuk membangun blog dengan kriteria ini lebih sulit jika dibandingkan blog asal-asalan.

Dengan begitu, saya menyimpulkan bahwa blog yang kaya informasi akan mendapatkan nilai CPC yang lebih lebih besar daripada blog miskin informasi.

7. Jangan memasang unit iklan secara berlebihan

Dulu, Google Adsense membatasi publishernya untuk memasang maksimal 3 unit iklan konten, 3 unit iklan tautan, dan 2 kotak penelusuran, namun beberapa waktu yang lalu, Google menghapuskan kebijakan ini dan membebaskan publisher untuk memasang iklan sebanyak apapun yang mereka mau di situs mereka.

Karena ini, banyak orang berfikiran "kalau kita memasang iklan banyak, pasti penghasilan yang saya dapat juga akan bertambah", dan saya adalah salah satu diantara mereka.

Jika Anda adalah salah satu dari kami, maka Anda perlu berwaswada.

Google memang membebaskan publishernya dalam jumlah pemasangan iklan di halaman/postingan blog, namun itu hanya berlaku dalam batas wajar saja.

Ketika Anda memenuhi blog dengan unit iklan Adsense, dari awal sampai akhir, bahkan sampai menutupi konten yang ingin dicari oleh pengunjung, maka tidak diragukan lagi kalau Anda akan dibanned dari jaringan pengiklan, cepat atau lambat.

Selain itu, ketika Anda memasang unit iklan terlalu berlebihan, Google akan memberikan penalti berupa pemberian smartpricing terhadap blog Anda, yang membuat BPK turun drastis menjadi $0,01.


penyebab penghasilan adsense menurun.PNG 
Contoh dampak penalti smartpricing


Google melakukan ini karena mereka beranggapan kalau jumlah pemasangan iklan di suatu halaman dipasang dalam jumlah yang melebihi batas wajar, maka pengiklan akan merasa dirugikan, karena pengiklan tidak mendapat benefit yang cukup memuaskan dari periklanan Google, sebab iklan mereka harus ditampilkan bersamaan dengan iklan-iklan lain, bahkan dengan iklan milik pesaingnya, disaat yang bersamaan, yang akhirnya menurunkan kualitas iklan.

Anda tidak mau di-duain kan? Nah, Google Adsense juga sama, mereka juga tidak mau diduakan.

Dalam batas wajarnya, cukup pasang 3 iklan konten, 3 iklan tautan, dan 2 kotak penelusuran saja, seperti yang diterapkan oleh Google pada kebijakan yang kini telah dihapuskan.

8. Meningkatkan pengunjung yang berasal dari mesin mencari

Google akan sangat mengharapkan publishernya untuk dapat mendatangkan pengunjung yang berasal dari mesin mencari dengan menggunakan organic keyword untuk mengantisipasi terjadinya invalid activity yang dapat merugikan pihak pengiklan yang menitipkan iklannya kepada mereka (Google).



Salah satu pemicu banned Adsense 'invalid activity' adalah ketika Google mendeteksi adanya sumber lalu lintas tidak wajar pada situs terkait


Karena itulah, Anda mungkin akan menyadari terjadinya kesenjangan bayaran yang diberikan kepada publisher ketika ada pengunjung organic mengklik iklan dengan pengunjung non-organic, seperti situs refferal.

Pada keadaan normal, biasanya BPK yang diberikan ketika ada pengunjung yang berasal dari mesin pencari mengklik iklan, publisher akan diberikan bayaran berkisar $0,04-$0,07 (standart BPK untuk blog Indonesia), namun entah ini karena sial, atau saya kebetulan terkena smartpricing, nilai BPK saya turun menjadi $0,02-$0,03 ketika saya mencoba untuk membagikan artikel saya ke social media Facebook, dengan cara membagikannya ke lebih dari 30 grup, yang masing-masing dihuni member dengan jumlah yang cukup banyak.

Awalnya saya memang merasa sangat senang, karena ada banyak pengguna Facebook yang mengklik link yang saya bagikan, dan sebagai hasilnya, laporan statistik Google Analytics saya menjadi begitu runcing pada hari itu.

Dengan besarnya jumlah pengunjung yang mengunjungi situs saya, saya berfikir "bakal panen nih gua sekarang".

Namun seperti yang saya jelaskan sebelumnya, hasilnya tidaklah begitu memuaskan. Jumlah klik pada iklan memang mengalami peningkatan, namun disaat bersamaan nilai CPC juga menjadi turun dengan nilai seperti yang saya katakan sebelumnya.

Penghasilan memang meningkat, namun hanya sedikit, palingan cuma 5%-10% aja dibandingkan hari-hari biasa.

Padahal, traffic udah membludak banget waktu itu.

Berdasarkan pengalaman ini, saya menyimpulkan bahwa Google lebih suka terhadap pengunjung organik daripada pengunjung non-organik.

9. Selalu gunakan unit iklan tersukses 

Walaupun ukuran unit iklan tidak mempengaruhi nilai CPC secara langsung, pemilihan unit iklan sangat mempengaruhi besarnya pendapatan yang didapat dari Google Adsense. 

Kurang lebih, inilah kutipan yang disampaikan oleh pihak Google terkait bagaimana sebaiknya publisher memilih unit iklan yang tepat untuk menghasilkan penghasilan yang lebih baik, seperti yang mereka jelaskan di halaman support mereka: 


cara jitu meningkatkan penghasilan google adsense dengan mengoptimalkan cpc 10.JPG ​


"Sebagai acuan sederhana, ukuran iklan yang lebar cenderung berkinerja lebih baik daripada iklan yang memanjang karena lebih mudah dibaca. Pembaca menyerap informasi dalam "unit pikiran", hanya beberapa kata dalam satu waktu. Ukuran yang lebih lebar memudahkan pengguna membaca lebih banyak teks dalam sekilas tanpa harus berpindah baris dan kembali ke margin kiri setiap beberapa kata seperti yang terpaksa dilakukan pada iklan yang lebih sempit.

Jika ditempatkan dengan benar, ukuran iklan lebar ini dapat meningkatkan penghasilan Anda secara signifikan. Ukuran yang kami anggap paling efektif adalah kotak besar 336x280kotak sedang 300x250spanduk utama 728x90separuh laman 300x600, dan di seluler, spanduk seluler besar 320x100. Ingatlah selalu bahwa meskipun beberapa ukuran iklan tersebut biasanya berkinerja baik, sebaiknya gunakan ukuran yang selaras dengan laman Anda. Untuk informasi lebih lanjut tentang ukuran iklan tersebut, lihat panduan ukuran iklan kami. Akan lebih baik bila Anda menambahkan satu unit iklan yang disarankan daripada menambahkan dua unit iklan yang lebih kecil saling berdampingan."

Dalam kutipan diatas, Google menjelaskan bahwa semua ukuran unit iklan yang dimunculkan kedalam daftar "rekomendasi" pada saat pembuatan unit iklan baru adalah ukuran iklan yang paling sukses mendatangkan penghasilan bagi para publisher.

Walaupun sesungguhnya publisher dapat mengganti ukuran iklan sesuai dengan keinginan masing (misal: mengganti ukuran unit iklan menjadi berdimensi 750x300 atau 970x250, yang merupakan unit iklan terbesar Adsense yang dapat menampilkan banner dan text), Google beranggapan kalau unit iklan tersebut tidak memiliki kinerja yang cukup baik, karena jumlah pengiklan yang menginginkan iklannya untuk ditampilkan dengan ukuran iklan tersebut sangatlah sedikit jika harus dibandingkan dengan ukuran banner normal, seperti 336x280 atau 300x250.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "11 Cara Ampuh Meningkatkan Harga Klik (CPC/BPK) Iklan Adsense"

Post a Comment